Jumat, 10 Juni 2011

Tuhan Maha Adil

Tuhan Maha Adil 


Oleh:
Maryana Ahmad Korkot Bekasi
P2KP Advanced           

Dalam rangka HUT ke-14 Kota Bekasi dan Hari Pendidikan Nasional, LKM Bina Mandiri Kelurahan Jatikramat Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi menggelar Bazaar Amal dan Lomba dalam rangka Gebyar PJM Pronangkis.
Acara dilaksanakan di halaman kantor kelurahan, pada Sabtu, 30 April hingga Ahad, 1 Mei 2011. Persiapan yang dilakukan sekitar tiga bulan.
Pada Januari – Maret 2011, yaitu periode penuh dengan kegiatan pemanfaatan BLM, LKM Bina Mandiri menyempatkan diri berbenah. Diawali dengan pembentukan panitia, identifikaksi lembaga mitra, penyusunan RKTL, pembuatan dan penyebaran proposal.
Di bawah kendali Mohamad Ali, selaku Koordinator, LKM Bina Mandiri bergandengan mesra dengan pihak kelurahan, yang dikepalai oleh Drs. H. Andi Mulyono. Dalam kepanitiaan itu terlibat juga perwakilan dari LPM dan PKK Kelurahan Jatikramat.
Sabtu, 30 April 2011, setelah cukup lelah menempuh perjalanan Bandung – Bekasi dengan Bus Primajasa, suasana Bazaar sudah terasa di ujung jalan menuju lokasi kegiatan. Di jalan Jati Asih - Pondok Gede, saya menemukan baliho berukuran cukup besar, terpasang kuat di sebelah kiri sebelum masuk ke jalan Jatikramat.
Di sepanjang jalan menuju TKP, aneka umbul-umbul dan spanduk terpasang, meski tidak terlalu banyak. Umbul-umbul Lytacur, Entrostop, Indosat, BNI, LKM Bina Mandiri, bahkan tidak ketinggalan umbul-umbul dari RT dan RW. Sepuluh meter jelang kantor kelurahan, area parkir dipenuhi puluhan motor yang tersebar di dua titik.
Pukul 09.05 WIB, saat memasuki area kantor kelurahan, Bapak Ngadiran, salah seorang anggota LKM menyambut dan menjabat tangan saya. Bahkan beliau memberikan sebuah pelukan. “Terima kasih atas segala bimbingannya,” katanya, penuh semangat.
“Ya, Pak. Selamat, ya. Hebat. Bagus,” saya membalasnya.
Sejenak kemudian, saya berkeliling. Mengamati seluruh stan yang ada. Tenda di sebelah kanan, diawali stan Merdeka Motor dengan aneka produknya dari Honda. Stan Lytacur, Indosat, Greenlite, BNI, Biopori LKM Bina Mandiri. Selanjutnya tenda di sebelah kanan dan dekat aula, terdapat stan dengan aneka produk dari KSM dan perwakilan RW. Produk yang dijual antara lain makanan, minuman, busana, aksesoris, boneka, tas, es krim, bakso dan teh poci.
Di Aula Kelurahan, terdapat 15 meja yang diisi tumpeng dari perwakilan RW. Pengamatan dihentikan di Mushala. Saya dan Helmy menyantap nasi uduk jualan salah satu stan. Nasi uduk terasa nikmat karena diiringi alunan musik dari panggung utama yang menggunakan 3 set sound system.
Setengah jam kemudian, di dekat stan Busana Muslim yang sedang merapikan jualannya, dan stan penjual bakso yang dikerumuni remaja SMP yang tampak kelelahan usai mengikuti Lomba Gerak Jalan, Koordinator LKM menghampiri saya.
Obrolan pertama adalah terkait kabar diri masing-masing. Kemudian Pak Ali menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan acara tersebut kurang koordinasi dan hasilnya masih banyak kekurangan. Saya menanggapinya dengan menyatakan bahwa acara tersebut bagus dan layak untuk ditiru oleh kelurahan lainnya. Tak lupa saya sampaikan ucapan selamat.
”Saya merinding, Pak. Berlangsungnya acara ini dan dilanjut esok hari, sungguh di luar dugaan saya. Beberapa kali saya jadi panitia Agustusan, belum pernah dananya terkumpul dan mencapai sejumlah lima juta rupiah. Tapi dalam acara ini, partisipasi dari berbagai pihak, mengalir demikian mudahnya. Tuhan Maha Adil,” ungkapnya. (P2KP Advanced Kota Bekasi)
Dokumentasi lain:
Editor: Nina K. Wijaya

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys